Magang 1, Laporan Baca 1

 

Laporan Bacaan Jurnal

Oleh:

Cahya Heru Saputra (11901156)

 

 

Identitas Jurnal:

Judul               : Strategi Belajar & Pembelajaran Dalam Meningkatkan Keterampilan Bahasa

Penulis             : Fatimah dan Ratna Dewi Kartika Sari

Website           : https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi

e-ISSN            : 2614-8226

Volume           : Volume 1 No. 2, Oktober 2018

 

 

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi kedua (1989), strategi adalah ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa-bangsa untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dalam perang dan damai. Menurut O’Malley dan Chamot (1990), strategi adalah seperangkat alat yang melibatkan individu secara langsung untuk mengembangkan bahasa kedua atau bahasa asing. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa strategi adalah seni desain aksi tentang bagaimana cara mengatur atau menggunakan seperangkat sumber daya yang ada untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai. Namun secara sederhananya strategi adalah usaha atau taktik yang dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan. 

Sedangkan pembelajaran adalah proses memahami atau mengabstraksi makna, interpretasi, dan pemahaman tentang realitas dengan cara yang berbeda. Dalam pembelajaran bahasa, khususnya pembelajaran bahasa Indonesia terdapat beberapa hal yang perlu menginspirasi individu atau kelompok agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan tujuannya. Berbagai keterampilan belajar, metode dan strategi membutuhkan banyak pemikiran dan analisis untuk menjelaskannya satu per satu. Pembelajaran bahasa yang efektif didasarkan pada strategi yang benar.  

Strategi pembelajaran mengacu pada sifat, perilaku dan proses berpikir yang digunakan serta mempengaruh apa yang dipikirkan. Oxford mengartikan  strategi pembelajaran sebagai perilaku yang digunakan oleh peserta didik agar pembelajaran bahasa berhasil, terarah, dan menyenangkan. Strategi pembelajaran mengacu pada perilaku dan proses berpikir digunakan dan mempengaruhi apa yang dipelajari.

Berikut adalah strategi menurut Huda (1999):

1.      Strategi utama dan strategi pendukung.

Strategi utama digunakan secara langsung dalam mencerna bahan pelajaran.

Strategi pendukung digunakan untuk mengembangkan sikap belajar dan membantu siswa untuk mengatasinya masalah seperti gangguan, kelelahan,frustrasi dan sebagainya.

2.      Strategi kognitif dan strategi metakognitif.

Strategi kognitif digunakan untuk mengelola materi pendidikan agar dapat diingat dalam waktu yang lama. Strategi metakognitif adalah langkah-langkah yang digunakan untuk mempertimbangkan proses kognitif seperti pengendalian diri dan pemberdayaan diri.

3.      Strategi Sintaksis dan Strategi Semantik.

Strategi sintaksis adalah kata fungsi, awalan, akhiran, dan penggolongan kata. Strategi semantik adalah berhubungan dengan objek nyata, situasi, dan kejadian.

Strategi Keterampilan Berbahasa

1.      Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak

Keterampilan menyimak adalah satu bentuk keterampilan berbahasa yang mudah diterima. Strategi pembelajaran menyimak sebagai berikut:

a. Pemberian informasi, peserta didik mendengarkan dan menyimak sebuah informasi,

dan melihat demonstrasi serta mencatat.

b. Interaksi, pendidik memberikan contoh lalu peserta didik mencontohkan dan  

mengulangi secara lebih kreatif beserta tanya jawab.

c. Secara independen, peserta didik menyimak secara mandiri rekaman berupa model,

melakukan indentifikasi dan klasifikasi dari suatu bentuk   interaksi/percakapan yang

nyata.

2.      Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara

Keterampilan berbicara Menurut Tarigan, (2008: 16), “Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekpresikan, menyatakan, atau menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan”.

Teknik dalam strategi pembelajaran berbicara antara lain:

a. Berbicara terpimpin diantaranya, frase dan kalimat, dialog, dan pembacaan puisi.

b. Berbicara semi-terpimpin diantaranya, reproduksi cerita, cerita berantai, menyusun

kalimat dalam sebuah pembicaraan, melaporkan isi bacaan secara lisan.

c. Berbicara bebas diantaranya, diskusi, drama, wawancara, berpidato, dan bermain

peran.

3.      Strategi Pembelajaran Keterampilan Membaca

Menurut Mr. Finochiaro (1973) halaman 119 Membaca yaitu memahami sebuah arti dan maknanya yang terkandung pada bahasa yang tertulis. Fenomena yang sering terjadi di lapangan menunjukan bahwa masyarakat di negara maju memiliki kebiasaan membaca yang tinggi.  

Strategi pembelajaran membaca yakni mengajukan pertanyaan setelah diberikan tugas membaca teks selama waktu tertentu. Tes kemampuan membaca antara lain melengkapi kalimat, pilihan ganda, dan pembuatan ringkasan atau rangkuman.

 

4.      Strategi Pembelajaran Keterampilan Menulis

Tes keterampilan menulis adalah dengan membuat karangan, dengan kriteria penilaian sebagai berikut:

a. Tata bahasa, ejaan, tanda baca

b. Kohesi dan Koherensi

c. Kualitas dan ruang lingkup isi

d. Kerapihan tulisan dan kebersihan

e. Komposisi

f. Organisasi dan penyajian isi

g. Gaya dan bentuk bahasa

Strategi pembelajaran menjadi faktor utama dalam meningkatkan proses pembelajaran dan keterampilan bahasa. Strategi yang terencana memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Strategi yang berhubungan secara langsung antara pengajar dan peserta didik sehingga menimbulkan stimulus dan respon sangat berperan penting. Komponen program pengajaran yang berpusat pada pengajar, peserta didik dan materi pengajaran juga perlu diterapkan agar pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.

Dalam pembelajaran keterampilan berbahasa, strategi keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis, didukung oleh teknik pengajaran yang sesuai dan perlunya penilaian keterampilan berbahasa dengan berbagai tes keterampilan, untuk mengetahui hasil dari proses pembelajaran.

Komentar