Laporan Bacaan 10
Nama :
Cahya Heru Saputra
NIM :
11901156
Program Studi :
Pendidikan Agama Islam
Kelas :
4D
Mata Kuliah : Magang 1
Dosen
Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd.
Identitas Buku:
Buku : INOVASI MODEL PEMBELAJARAN;
Sesuai Kurikulum 2013
Penulis : Nurdyansyah, S.Pd., M.Pd dan Eni
Fariyatul Fahyuni. M.Pd.
Penerbit : Nizamia Learning CenterSidoarjo
Cetakan : Cetakan pertama, Mei 2016
Pada kesempatan kali ini saya
memberikan hasil laporan bacaan saya dengan buku yang berjudul INOVASI MODEL
PEMBELAJARAN; Sesuai Kurikulum 2013 yang dikarang oleh Nurdyansyah, S.Pd., M.Pd
dan Eni Fariyatul Fahyuni. M.Pd. buku ini terbagi menjadi 9 bab pembahasan yang
meliputi:
1) KONSEP PEMBELAJARAN DALAM KONTEKS
KURIKULUM 2013
2) MODEL-MODEL PEMBELAJARAN
3) MODEL CONTEXTUAL TEACHING & LEARNING
4) MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
5) MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
6) MODEL PAKEM
7) MODEL PEMBELJARAN E-LEARNING
8) MODEL PEMBELAJARAN INKUIR
9) MODEL PEMBELAJARAN VC
Dari ke 9 bab
pembahasan tersebut, pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan laporan
bacaan saya, pada bagian bab 1 dan 2 mengenai
konsep pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013 dan model-model
pemebelajaran.
Pada bab 1
penulis menjelaskan 3 poin penting yang pertama makna pembelajaran, Istilah
pembelajaran dapat didefinisikan dari berbagai sudut pandang. Dari sudut
pandang behavioristik, Pembelajaran dari sudut pandang teori kognitif dan
Pembelajaran dari sudut pandang teori interaksional.
belajar pada
hakekatnya adalah suatu proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di
sekitar individu siswa. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan
kepada pencapaian tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman yang
diciptakan guru. Menurut Sudjana (1989) belajar merupakan proses melihat,
mengamati, dan memahami sesuatu. Untuk mencapai keberhasilan dalam kegiatan
pembelajaran, terdapat beberapa komponen yang harus dikembangkan guru, yaitu
tujuan, materi, strategi, dan evaluasi pembelajaran. masing-masing komponen
tersebut saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain
Joyce & Weil
(1980) mendefinisikan model pembelajaran sebagai kerangka konseptual yang
digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pembelajaran. Dalam interaksi
pembelajaran di kelas, baik pengajar maupun peserta didik mempunyai peranan
yang sama penting.
Pembahasan yang
kedua Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran adalah proses pembelajaran yang
dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep,
hokum atau prinsip melalui tahapan-tahan mengamati (untuk mengidentifikasi atau
menemukan masalah), Merumuskan masalah, me3ngajukan atau merumuskan hipotesis,
mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan
dan mengkomunikasikannya (Hosnan, 2014).
Pembahasn yang 3
adalah tantangan Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Strategi
pembelajaran Pemberlakuan kurikulum 2013 akan menghadapi banyak tantangan yang
berkenaan dengan guru, waktu, TIK, bahan ajar, penilaian dan strategi
pembelajaran.
Pada bab 2
penulis menjelaskan 5 poin penting sebagai berikut:
1). Pengertian
Model Pembelajaran
Istilah model
pembelajran amat dekat dengan strategi pembelajaran. Sofan Amri (2013) dalam
bukunya mendefinisikan strategi, metode, pendekatan dan teknik pembelajaran
antara lainsebagai berikut:1.Strategi pembelajaran adalah seperangkat
kebijaksanaan yang terpilih, yang telah dikaitkan dengan faktor yang menentukan
warna atau strategi tersebut, yaitu: a) pemilihan materi pelajaran (guru dan
siswa); b) penyaji materi pelajaran (perorangan atau kelompok); c) cara
menyajikan materi pelajaran (induktif atau deduktif, analitis atau sintesis,
formal atau non formal); dan d) sasaran penerima materi pelajaran (kelompok,
perorangan, heterogen atau homogen)2.Pendekatan pembelajaran adalah jalan atau
arah yang ditempuh oleh guru atau siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran
dilihat bagaimana materi itu disajikan.3.Metode pembelajaran adalah cara
mengajar secara umum yang dapat diterapkan pada semua mata pelajaran, misalnya
mengajar dengan metode ceramah, ekspositori, tanya jawab, penemuan terbimbing
dan sebagainya.4.Teknik mengajar adalah penerapan secara khusus atau metode
pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan guru,
ketersediaan media pembelajaran serta kesiapan siswa. Misalnya teknik
mengajarkanperkalian dengan penjumlahan berulang dan atau dengan teknik yang
lainnya.
2). Dasar
Pertimbangan Pemilihan Model Pembelajaran
a) Pertimbangan terhadap tujuan yang hendak
dicapai.
b) Pertimbangan yang berhubungan dengan
bahan atau materi pembelajaran
c) Pertimbangan dari sudut peserta didik
atau siswa
d) Pertimbangan lainnya yang bersifat
nonteknis:
3). Pola–pola Pembelajaran
Pembelajaran
efektif tidak terlepas dari peranan guru, keterlibatan peserta didik, dan
sumber belajar. Interaksi antara guru, peserta didik, dan sumber belajar.
embelajaran pada hakikatnya merupakan suatu proses interaksi antara guru dengan
siswa, baik interaksi secara langsung seperti kegiatan tatap muka maupun secara
tidak langsung, yaitu dengan menggunakan berbagai media pembelajaran. Didasari
oleh adanya perbedaan interaksi tersebut, maka kegiatan pembelajaran dapat
dilakukan dengan menggunakan berbagai pola pembelajaran.
4). Ciri–ciri
Model PembelajaranModel pembelajaran memiliki ciri–ciri sebagai berikut:
a) Mempunyai
misi atau tujuan pendidikan tertentu, misalnya model berpikir induktif
dirancang untuk mengembangkan proses berpikir induktif
b) Dapat
dijadikan pedoman untuk perbaikan kegiatan belajar mengajar di kelas, misalnya
model synectic dirancang untuk memperbaiki kreativitas dalam pelajaran
mengarang.
c) Memiliki
bagian–bagian model yang dinamakan: (1) urutan langkah–langkah pembelajaran
(syntax), (2) adanya prinsip–prinsip reaksi, (3) sistem sosial, dan (4) sistem
pendukung. Keempat bagian tersebut merupakan pedoman praktis bila guru akan
melaksanakan suatu model pembelajaran.
d) Memiliki
dampak sebagai akibat terapan model pembelajaran. Dampak tersebut meliputi :
(1) dampak pembelajaran, yaitu hasil belajar yang dapat diukur, (2) dampak
pengiring, yaitu hasil belajr jangka panjang.
e) Membuat
persipan mengajar (desain instruksional) dengan pedoman model pembelajaran yang
dipilihnya
5) Model Pembelajaran Berdasarkan Teori
a) Model
Interaksi Sosial, menitikberatkan hubungan yang harmonis antara individu dengan
masyarakat (learning to life together).
b) Model
Pemrosesan Informasi, Model ini
berdasarkan teori belajar kognitif dan berorientasi pada kemampuan siswa memproses
informasi.
c) Model
Personal (Personal Models), Model ini bertitik dari teori Humanistik dan juga
berorientasi pada individu dan perkembangan keakuan.
d) Model
Modifikasi Tingkah Laku (Behavioral), implementasi dari model modifikasi tingkah
laku ini adalah meningkatkan ketelitian pada anak, guru selalu perhatian
terhadap tingkah laku siswa, modifikasi tingkah laku anak yang kemampuan
belajarnya rendah dengan memberi reward, sebagai reinforcement pendukung dan
penerapan prinsip pembelajaran individual(individual learning) terhadap
penbelajaran klasikal.
Komentar
Posting Komentar